Senin, 24 Agustus 2026

pemeriksaan laboratorium tingkat atas

pemeriksaan laboratorium tingkat menengah

pemeriksaan di laboratorium sederhana

penyakit menular dan pemeriksaan penunjangnya

PTM dan pemeriksaan penunjang laboratoriumnya

jenis jenis pot pengambilan sampel laboratorium

jenis jenis tabung vakum

alat alat pemgambilan sampel di laboratorium

pemgambilan swab uretra

SOP pemgambilan swab vagina

Jumat, 07 Agustus 2026

pengambilan swab tenggorokan

pemgambilan swab hidung

jenis jenis sampel swab

pengambilan sampel darah arteri

SOP pengambilan sampel darah kapiler

SOP Pengambilan sampel darah

pengambilan sampel sesuai indikasi

pengamnilan sampel sesuai indikasi

peran dan tugas analis laboratorium

laboratorium

Senin, 03 Agustus 2026

swab mata

SOP Pengambilan Sampel Swab Mata (Konjungtiva)
1. Tujuan
Memperoleh sampel sekret mata secara aseptik untuk pemeriksaan mikrobiologi (pewarnaan Gram, kultur, atau pemeriksaan lain) guna membantu diagnosis infeksi mata.
2. Alat dan Bahan
Swab steril.
Media transport (Amies/Stuart) bila diperlukan.
APD (sarung tangan, masker).
Kasa steril dan larutan NaCl 0,9% steril (bila diperlukan).
Label identitas pasien.
Formulir permintaan pemeriksaan.
3. Persiapan
Verifikasi identitas pasien.
Jelaskan prosedur kepada pasien.
Cuci tangan dan gunakan APD.
Beri label pada media/wadah sampel.
4. Prosedur Pengambilan
Minta pasien duduk dengan nyaman dan melihat ke atas.
Tarik kelopak mata bawah secara perlahan hingga konjungtiva terlihat.
Usap sekret atau permukaan konjungtiva bawah menggunakan swab steril dengan gerakan lembut dari sudut dalam ke sudut luar mata.
Hindari menyentuh bulu mata, kelopak mata, atau kulit sekitar agar sampel tidak terkontaminasi.
Masukkan swab ke dalam media transport atau tabung steril, lalu tutup rapat.
5. Penyimpanan dan Pengiriman
Kirim sampel ke laboratorium sesegera mungkin, idealnya dalam waktu ≤2 jam setelah pengambilan.
Simpan sesuai petunjuk media transport apabila terjadi penundaan.
6. Keselamatan Kerja
Gunakan APD selama prosedur.
Gunakan satu swab untuk setiap mata bila kedua mata diperiksa.
Hindari menyentuh kornea untuk mencegah cedera.
Perlakukan semua sampel sebagai bahan infeksius.
Buang limbah medis sesuai prosedur.
7. Dokumentasi
Catat:
Identitas pasien.
Tanggal dan waktu pengambilan.
Mata yang diambil sampelnya (kanan/kiri).
Jenis pemeriksaan yang diminta.
Nama petugas yang melakukan pengambilan sampel.

Minggu, 02 Agustus 2026

swab telinga

SOP Pengambilan Sampel Swab Telinga
1. Tujuan
Memperoleh sampel sekret telinga secara aseptik untuk pemeriksaan mikrobiologi (kultur, pewarnaan Gram, atau pemeriksaan lain) guna membantu diagnosis infeksi telinga.
2. Alat dan Bahan
Swab steril (kapas bertangkai steril).
Media transport swab (misalnya Amies/Stuart), bila diperlukan.
APD (sarung tangan, masker, jas laboratorium).
Label identitas pasien.
Formulir permintaan pemeriksaan.
Lampu senter atau otoskop (bila tersedia).
3. Persiapan
Verifikasi identitas pasien.
Jelaskan prosedur dan minta persetujuan pasien.
Cuci tangan dan gunakan APD.
Beri label pada media/wadah sebelum pengambilan.
4. Prosedur Pengambilan
Posisikan pasien dengan nyaman dan kepala dimiringkan ke sisi yang berlawanan.
Amati liang telinga dan identifikasi adanya sekret.
Masukkan swab steril secara perlahan ke liang telinga luar tanpa menyentuh bagian luar telinga.
Putar swab secara lembut pada area yang terdapat sekret atau cairan.
Keluarkan swab dengan hati-hati.
Masukkan swab ke dalam media transport atau tabung steril, lalu tutup rapat.
5. Penyimpanan dan Pengiriman
Kirim sampel ke laboratorium sesegera mungkin, idealnya dalam waktu ≤2 jam.
Bila menggunakan media transport, ikuti petunjuk penyimpanan sesuai jenis media.
6. Keselamatan Kerja
Gunakan APD selama prosedur.
Jangan memasukkan swab terlalu dalam untuk menghindari cedera liang telinga atau membran timpani.
Perlakukan semua sampel sebagai bahan infeksius.
Buang limbah medis sesuai prosedur.
7. Dokumentasi
Catat:
Identitas pasien.
Tanggal dan waktu pengambilan.
Lokasi sampel (telinga kanan/kiri).
Jenis pemeriksaan yang diminta.
Nama petugas yang melakukan pengambilan sampel.